Langsung ke konten utama

Tentang Saya Part II


Hai blog #peluk blog erat_erat
Hari ini seperti biasa saya menjalankan aktivitas saya
Eeeea biasalah kerjaan mahasiswa yang autis, galau dan ababil
Hmmmmmm…….hmmmmm,hmmm….. 
saya mo cerita neh @curcoL Lah yow
Sedikit mngenai aktivitas saya yang mungkin bisa dibilang padat, #maybe GubbRaaaak!
Seperti biasa saya harus bangun sebelum subuh,
Sambil MENGUMPULKAN nyawa saya yang bertebaran di muka bumi ini @hohohohoho
“Kebayang” ga sich pas shubuh Langsung mandi #brrrrrr dingin bo’
Begitulah seterusnya dan itu terjadi berulang-ulang jika saya ada kuliah pagi,

Sesuatu yang memberatkan bagi saya, tapi wajib dilakukan #ibadah kaleee pake “WAJIB”
Naaaaah,,, kenapa itu terjadi?! #tanyakenapa
Kejadian ini terjadi karena tempat tinggal saya dan tempat saya menuntut ilmu itu
jauuuuuuuuuuuuh sekali, sekitar 30 km dari rumah ke tujuan –MAYBE-
Empat kali bolak-balik naek angkot, dengan lama perjalanan hamper satu jam #BUSYET dah!!!
Blom lagiPas di atas angkot, waaaaaaaH saya merasa berada dalam sebuah club,
#Club_club malam gtooh, full music, full speaker, ada TV, dan full pewangi, dengan design yang menarik
#tempat Karoekean kaleeee eaa XD…
Kebayang ga’ tuch?!
Dengan kecepatan F1, angkot melaju kencang membawa saya ke tujuan.
Dan Alhamdulillah saya sampe dengan selamat #kibas poni dengan napas terengah_engah
HAHAHAHAHAHA………..
Mungkin ini sebuah Pengalaman dan Pembelajaran  buat saya menjadi Mandiri #mandi sendiri
@wkwkwkwkwwkwkkwkkwkwkwkwkwkwkwkwkwkkwkkwkwkwkkwkwkkwkwwkkwwkkwk 

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa nyampe di kampus untungnya nggak telat
@keprok-keprok –Horeeeeeeee-
Klo telat mampus dah ke’ DODOL saya jadinya #mondar_mandir di depan pintu kelas, 
ngintip_ngintip di luar kelas ke’ mo nyolong pakaian dalam orang......
Berhadapan dengan berbagai dosen, Dosen iniLah, ituLah,
dengan keahlian masing-masing, dengan metode ngajar yang berbeda-beda,
dengan rumus dan hasil yang tidak bisa diduga_duga
#Puyeng dah! -_-”

Dan waktu yang ditunggu-tunggu pun akhirnya tiba,
Eng, Ing, Eng, tuing,tuing.......tuing
Akhirnya aktivitas perkuliahan pun selesai dan saya pun bergegas untuk Pulang, Makan, 
Belajar, membantu ortu, mengerjakan pekerjaan rumah, de el el
Dan Mempersiapkan diri buat esoknya end kembali seperti biasa
Eaaaaaaa begituLah kira_kira Gambaran besar dari kehidupan saya sodara-sodara  #ckckckckck

Satu harapan terbesar saya dalam menjalani HIDUP ne Hidup adalah tantangan dan pilihan maka jalanilah HIDUP itu, So Jalani ajah seperti air mengalir...........

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pulau Palue dan Gunungapi Rokatenda

Pada bulan Maret 2015 lalu, saya (mau tidak mau, ngeri campur 'exited') berangkat dari desa Aewora kabupaten Ende menuju pulau Palue yang terkenal dengan letusan gunungapi nya yang dasyat di tahun 1928 silam dengan status yang sekarang waspada dan masih aktif.Lebih kurang 2 jam berperahu dari desa Aewora, gunung Rokatenda dengan kawah terbuka menghadap laut terlihat angker. Asap tipis menguar dari gunung itu. Pulau Palue sebenarnya adalah tubuh gunungapi Rokatenda, yang menjulang dari dasar laut Flores dengan ketinggian 3.000 meter dengan 875 meter bila diukur dari permukaan laut. Palue dalam bahasa masyarakat setempat berarti 'mari pulang'.Pulau Palue sendiri secara geografis berada di wilayah kabupaten Ende namun secara history dan administratif masuk ke dalam wilayah pemerintahan kabupaten Sikka. Pulau Palue memiliki luas lebih kurang 39,5 km2 terbagi menjadi 8 desa yaitu; Lidi, Maluriwu, Reruwairere, Kesukoja, Ladolaka, Tuanggeo, Rokirole dan NitungLea. Dengan has...

Kumpulan Pertaruhan demi Pertaruhan

Tidak ada yang tahu kapan ia menunjukkan taringnya, pun sama halnya dengan ketidaktahuan manusia akan hawa manis yang seketika menyergap ketika ia sedang berbaik hati. Ada kalanya manusia mengalami fase bermusuhan dengan hidup. Mendadak palung hidup menjadi terlalu besar untuk menampung curah tangis yang terlampau meruah. Ada pula masanya ia mengalami fase berakrab-akrab dengan kekosongan hidup, yang kemudian dipandang sebagai isi: zona nyaman yang cenderung sulit untuk diabaikan. Manusia tidak akan pernah benar-benar tahu di fase mana ia berada sekarang. Titik tertinggi logika hanya dapat memahami kebahagiaan, tanpa menyadari bahwa di dalamnya acapkali terselip semburat halus pahit. Titik tertinggi logika hanya dapat memahami kesedihan, tanpa menyadari bahwa di balik semua itu masih terselip cercah harap yang dapat dikategorikan sebagai: bahagia. Sulit untuk merasa bahagia hingga titik darah penghabisan, pun sama sulitnya untuk merasa kecewa hingga tetes keringat terakhir. Hidup i...