Langsung ke konten utama

S.E.N.Y.U.M.A.N

Kali ini tulisan-ku tak bertema.
Hanya saja menjabarkan satu cerita sederhana. Mungkin lebih tepat nya deskripsi. SENYUMAN.
Ya, hari ini aku ingin tersenyum kepada-mu, memancarkan apa yang ingin tersampaikan melalui senyuman. Aku-lah sang pengembara tanpa doa. Berusaha mencari goa dalam dunia, memasukinya, lantas tersenyum pada penghuni dunia. Aku punya berjuta alasan untuk tersenyum. Mengibakkan sayap kebahagiaan.

Menepis s'gala penat, dan tetap tersenyum. Raih tangan-ku kawan, dekap aku dalam senyuman meski gemericik hujan siap menghantam pori-pori pada kulit tipis tubuh-mu, kulit tipis tubuh kita. Tersenyumlah kawan. Takdir-mu terlalu gelap untuk di-tangisi.
Aku punya cara. Pegang ini. Lolipop warna-warni yang tengah terbanjiri kesetiaan. Kunyah-lah ini bersama puing-puing kehancuran, agar segala beban-mu terhempaskan warna pelangi. Lenyap, dan lagi-lagi bersama senyuman. Tak perlu khawatir, senyuman haru kian menjelma menjadi sebait doa yang siap mengiring-mu, tak seperti aku, pengembara tanpa doa.

"Dan bila senyuman hanya sesekali berhak dinikmati, pada siapa kau akan tersenyum?"


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pulau Palue dan Gunungapi Rokatenda

Pada bulan Maret 2015 lalu, saya (mau tidak mau, ngeri campur 'exited') berangkat dari desa Aewora kabupaten Ende menuju pulau Palue yang terkenal dengan letusan gunungapi nya yang dasyat di tahun 1928 silam dengan status yang sekarang waspada dan masih aktif.Lebih kurang 2 jam berperahu dari desa Aewora, gunung Rokatenda dengan kawah terbuka menghadap laut terlihat angker. Asap tipis menguar dari gunung itu. Pulau Palue sebenarnya adalah tubuh gunungapi Rokatenda, yang menjulang dari dasar laut Flores dengan ketinggian 3.000 meter dengan 875 meter bila diukur dari permukaan laut. Palue dalam bahasa masyarakat setempat berarti 'mari pulang'.Pulau Palue sendiri secara geografis berada di wilayah kabupaten Ende namun secara history dan administratif masuk ke dalam wilayah pemerintahan kabupaten Sikka. Pulau Palue memiliki luas lebih kurang 39,5 km2 terbagi menjadi 8 desa yaitu; Lidi, Maluriwu, Reruwairere, Kesukoja, Ladolaka, Tuanggeo, Rokirole dan NitungLea. Dengan has...

Sendiri....

terkadang sendiri itu menarik.. sendiri bukan dalam pengertian kesepian.. sendiri namun bukan tersudut.. sendiri karena pilihan, terkadang lebih baik.. bersama-sama namun semu bersama-sama namun saling tikam yang ada hanya saling melukai.. luka itu sakit dan berbekas. bersama-sama = luka. terkadang patut dicoba merenung sendiri.. mencoba lebih mengenal apa yang ada di dalam diri.. menarik diri melewati batasan yang selama ini dibuat.. kita bisa berbuat lebih apabila kita sedang sendiri.. tak ada hati yang dapat kita lukai.. tidak ada perasaan yang merasa tersakiti.. tidak akan ada perselisihan yang berlarut-larut. semua bila kita sendiri. menjadi diri sendiri. mungkin ada benarnya bersama-sama lebih baik.. namun, tetap saja ada potensi tuk saling 'cabik'. saya memilih sendiri sekarang ini.. saya takut kembali mencabik hati yang berharga lagi..

P.I.L.I.H.A.N

percakapan itu hanya makan waktu sebentar.. hanya curahan hati dua orang berbeda yang kebetulan satu harapan.. sama-sama ingin yang terbaik untuk masa depan.. Sebelumnya saya merasakan hidup saya ini penuh dengan kesulitan,mumet. terlalu banyak hal yang harus dikerjakan,bikin empet.. ternyata dia juga sama.. hidup ini penuh dengan bermacam pilihan yang masing-masing menawarkan nikmat dan kiamatnya sendiri. tapi tetap manusia harus hidup dan memilih berdasarkan skala prioritas diri.. kita yang paling tahu apa yang terpenting untuk dijalani.. apakah itu berguna atau hanya sekedar memuaskan diri.. Kita manusia hidup dengan pilihan.. kadang godaan untuk duniawi semata datang bertubi.. tapi dibalik itu masih banyak kewajiban yang belum digenapi..