Langsung ke konten utama

HISTORY is ONLY other STORY...


waktu berlalu tanpa terasa..
setiap detik yang berlalu menorehkan sejarah..
tanda kita pernah melalui peristiwa..
menambah kuat pegangan hati sang jiwa..

Belajar dari pengalaman dunia..
saling menempa dengan sesama..
terkadang terasa sakit,pahit..
tapi itu jalan kita menjadi dewasa..

belajar tidak mengulang lagi kesalahan yang sama..
mecoba menghargai apa yang disebut kesempatan kedua..
karena yang ketiga biasanya sulit untuk datang..
tanda sesungguhnya kita masih belum matang..

semua yang pernah mampir ke dalam hidupmu..
sesungguhnya mereka adalah guru..
dengan cara yang unik dan berbeda..
membuat kamu menjadi tajam dan terasah..

bukanlah sesuatu hal yang aneh lagi..
bila kita dapat tertawa setelah masalah pergi..
ungkapan hati yang telah melewati mati..
bertahan dan meraih kemenangan kini..

terlampau puas terkadang kita melihat sejarah..
seakan lampau sudah menjadi patokan dan bingkaian..
kita tak perlu mengulang sejarah..
belajar dan mencoba terus untuk melewati batasan..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pulau Palue dan Gunungapi Rokatenda

Pada bulan Maret 2015 lalu, saya (mau tidak mau, ngeri campur 'exited') berangkat dari desa Aewora kabupaten Ende menuju pulau Palue yang terkenal dengan letusan gunungapi nya yang dasyat di tahun 1928 silam dengan status yang sekarang waspada dan masih aktif.Lebih kurang 2 jam berperahu dari desa Aewora, gunung Rokatenda dengan kawah terbuka menghadap laut terlihat angker. Asap tipis menguar dari gunung itu. Pulau Palue sebenarnya adalah tubuh gunungapi Rokatenda, yang menjulang dari dasar laut Flores dengan ketinggian 3.000 meter dengan 875 meter bila diukur dari permukaan laut. Palue dalam bahasa masyarakat setempat berarti 'mari pulang'.Pulau Palue sendiri secara geografis berada di wilayah kabupaten Ende namun secara history dan administratif masuk ke dalam wilayah pemerintahan kabupaten Sikka. Pulau Palue memiliki luas lebih kurang 39,5 km2 terbagi menjadi 8 desa yaitu; Lidi, Maluriwu, Reruwairere, Kesukoja, Ladolaka, Tuanggeo, Rokirole dan NitungLea. Dengan has...

Anak-anak Kampung Waerebo

Lihatlah wajah-wajah polos mereka dengan ingus yang berleleran asyik bermain di pelataran tanpa beban, mengingatkan pada masa kecil yang pernah kau punya. Ketika jungkir balik tak karuan tak mendapat teguran ketika berdekatan dengan lawan jenis tak meninggalkan kesan. Bahkan juga ketika tak berbaju pun dianggap wajar. Ingatlah kepada masa dimana rasa ingin tahu selalu menebal melihat orang baru tanpa rasa gentar, memperkenalkan diri merasa selalu benar. Menari tanpa aturan mengikuti suara hati, melintasi padang ilalang sambil berlari, tak malu badan masih bau karena belum mandi. Pernahkah kamu rindu pada masa-masa itu, menebak bentuk awan tanpa takut hujan kan datang? Mendengar deru angin tanpa peduli pada badai siang. Memetik bunga-bunga tanpa tahu kapan berbuah. Mencabuti rumput-rumput tanpa berpikir selalu tumbuh. Tahukah dunia yang acak seperti segenggam tanah disini sama benar dengan hempasan ombak di tepi laut sana? Bahwa tawa anak-anak di seluruh negeri seperti ini? "M...

Memori yang sudah menjadi Kognitif dapatkah dihapus?

Kognitif? Hmmm...rancukah? Disini, kognitif merupakan memori yang sangat amat membekas, ini merupakan rumpun dari kognitif itu sendiri yang salah satunya adalah bagaimana manusia mengingat. Hal-hal yang bisa menjadi bagian dari memori kognitif adalah memori yang sangat berkesan dan mendalam, berisi pengalaman di dalamnya, entah itu pengalaman buruk ataupun pengalaman menyenangkan. Karena biasanya, karena ada momen itulah yang menyebabkan kognitif terjadi. Coba analisis lirik berikut ini: AKAL SEHAT by ADA Band Dulu ku mencintaimu terasa bahagia namun kau hilang tanpa jejak membuat bertanya apa salah diriku hapus memori itu tak semudah dibayangkan bagai hantu di siang malam mendera batinku bayang dirimu begitu merasuk kalbu reff: akal sehat ku berhenti kala menatap indah matamu hingga melumpuhkan jiwa kau mencuri perhatian dan sayangku takkan lagi ku pungkiri semua saat kucoba tegar hadirmu kembali ada dera di sekujur tubuh lelah tuk berpikir sakit ku...