Langsung ke konten utama

Dua Sisi Beda Tipis


Hidup ini ada dua sisi, ibaratnya ada hitam dan putih.
Iya itu benar.

Coba kita mengaca ulang siapa kita, dan bagaimana kita dimata orang lain.
Kalau sudah, mari kita mengaca diri kita sendiri
dan bagaimana kita dimata diri kita sendiri

Tahukah kamu:

Cerewet dan Kritis itu Beda Tipis
Demokratis dan Lepas Tangan itu Beda Tipis
Rela Berkorban dan Cari Muka itu Beda Tipis
Bijaksana dan Pandir itu Beda Tipis
Skeptis dan Pesimis itu Beda Tipis
Kritis dan Sinis itu Beda Tipis
Setia dan Terpaksa itu Beda Tipis
Jujur dan Menyaring Fakta demi kepentingan itu Beda Tipis
Cerdas dan Mengeksploitasi Pengetahuan itu Beda Tipis
Aktif dan Nggak ada kerjaan itu Beda Tipis
Peduli dan Cari Sensasi itu Beda Tipis
Optimis dan Ambisius itu Beda Tipis
Rajin dan Suka hal Monoton itu Beda Tipis
Malas dan Praktis itu Beda Tipis
Egois dan Takut Tersisihkan itu Beda Tipis
Oportunis dan Penjilat itu Beda Tipis
Akademisi dan Kaum Farisi itu Beda Tipis
Pragmatis dan Nggak Kreatif itu Beda Tipis

Sebenarnya, saya mau nulis semua-nya serba Beda Tipis, secara full di blog ini. Akan tetapi saya sendiri baru sadar ketika, tekad dan kemampuan terkadang berbanding terbalik.

Jadi yang terakhir saya sampaikan, kemampuan dan keterbatasan juga Beda Tipis.
Sekiranya sampai disini dan besok akan kutambah lagi, lagi, dan lagi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suka Duka Naik Kapal Laut

Pernah merasakan travelling naik kapal? Kapal penumpang yang waktu tempuh perjalanannya lebih dari 12 jam. Hmmm bagi sebagian orang, travelling naik kapal bisa jadi hal yang cukup menantang dikarenakan faktor lamanya perjalanan yang dilalui. Lebih dari itu cukup efektif bagi yang ingin menghemat pengeluaran apalagi bila dibandingkan dengan harga tiket pesawat. Selain itu, beberapa destinasi wisata yang tidak terakomodir melalui pesawat bisa dijangkau dengan kapal. Contoh sederhana adalah Pulau Komodo dan pulau-pulau kecil disekitarnya. Untuk menuju kesana perlu naik pesawat sampai Labuan Bajo, kemudian melanjutkan perjalanan dengan transportasi laut untuk mencapai Pulau Komodo. Biaya yang diperlukan untuk membeli tiket pesawat plus mencharter boat / kapal pinisi menuju Pulau Komodo bisa mencapai 5 juta atau lebih sekali jalan jika start poinnya adalah pulau Sumatera atau pulau Jawa. Nah dipostingan kali ini aku mau share beberapa suka duka naik kapal laut, terutama bagi yang pertama

Pulau Palue dan Gunungapi Rokatenda

Pada bulan Maret 2015 lalu, saya (mau tidak mau, ngeri campur 'exited') berangkat dari desa Aewora kabupaten Ende menuju pulau Palue yang terkenal dengan letusan gunungapi nya yang dasyat di tahun 1928 silam dengan status yang sekarang waspada dan masih aktif.Lebih kurang 2 jam berperahu dari desa Aewora, gunung Rokatenda dengan kawah terbuka menghadap laut terlihat angker. Asap tipis menguar dari gunung itu. Pulau Palue sebenarnya adalah tubuh gunungapi Rokatenda, yang menjulang dari dasar laut Flores dengan ketinggian 3.000 meter dengan 875 meter bila diukur dari permukaan laut. Palue dalam bahasa masyarakat setempat berarti 'mari pulang'.Pulau Palue sendiri secara geografis berada di wilayah kabupaten Ende namun secara history dan administratif masuk ke dalam wilayah pemerintahan kabupaten Sikka. Pulau Palue memiliki luas lebih kurang 39,5 km2 terbagi menjadi 8 desa yaitu; Lidi, Maluriwu, Reruwairere, Kesukoja, Ladolaka, Tuanggeo, Rokirole dan NitungLea. Dengan has

Perjalanan Ala Ransel "Backpacker"

Bisa mengunjungi berbagai tempat baru, bertemu orang-orang baru, juga pengalaman baru adalah hal yang paling menyenangkan yang bisa didapat dengan perjalanan. Namun kadang perasaan ragu tak jarang meliputi orang yang baru pertama kali akan melakukan perjalanan tersebut dilakukan sendiri tanpa bantuan tour and travel atau agen perjalanan. Perjalanan ada bermacam jenisnya jika dilihat dari cara melakukannya dan juga budget atau dana yang dibutuhkan, dan tentunya setiap jenis perjalanan memiliki kelebihan dan kekurangan, tinggal bagaimana kita menyesuaikan dengan keadaan diri kita atau yang paling membuat kita nyaman. Kali ini saya akan mencoba menjelaskan perjalanan ala ransel atau nama bekennya sekarang 'Backpacker'. Backpacker umumnya dipilih oleh mereka yang menginginkan perjalanan dengan biaya minim atau budget terbatas dan menyukai tantangan perjalanan. Kenapa memilih backpacker? Karena backpacker membuat dan memaksa kita melakukan sesuatu yang lebih bahkan dari kemampuan